Ribuan Tentara negeri Ukraina Terancam Dikepung Pasukan Rusia dalam Kursk

KYIV – Militer negara Ukraina menderita pukulan telak pada konflik pada Kursk melawan pasukan Rusia selama tiga hari terakhir. Sekarang ribuan tentara Kyiv terancam dikepung pasukan Kota Moskow atau memilih mundur dari wilayah tersebut.
Ribuan tentara tanah Ukraina awalnya menyerbu wilayah Kursk Rusia pada serangan mendadak musim panas lalu. Kyiv berharap untuk menggunakan penampilan pasukannya di tempat Kursk sebagai pengaruh terhadap Kota Moskow pada setiap perundingan damai.
Namun situasi pasukan negeri Ukraina dalam Kursk telah terjadi memburuk tajam pada tiga hari terakhir, menurut peta sumber terbuka. Pasukan Rusia sudah merebut kembali sebagian besar wilayah Kursk.
Situasi genting bagi negeri Ukraina muncul setelahnya Washington menangguhkan pembagian intelijennya dengan Kyiv juga memunculkan kemungkinan bahwa pasukannya mungkin saja terpaksa mundur kembali ke negeri Ukraina dengan situasi yang secara kebijakan pemerintah canggung dan juga psikologis sulit, atau berisiko ditangkap atau dibunuh.
Pembalikan situasi di dalam medan pertempuran yang dimaksud terjadi pada pada waktu Kyiv berada di dalam bawah tekanan Amerika Serikat (AS) yang tersebut meningkat untuk menyetujui gencatan senjata dengan Moskow.
Itu juga terjadi pada waktu pasukan Rusia terus maju dalam sepanjang bagian garis depan di dalam di Ukraina, bahkan ketika pasukan negeri Ukraina melancarkan perlawanan di area satu area.
“Situasi (untuk negara Ukraina di dalam Kursk) sangat buruk,” kata Pasi Paroinen, manusia analis militer dalam Black Bird Group yang berbasis di dalam Finlandia, untuk Reuters, Akhir Pekan (9/3/2025).
“Sekarang tak banyak yang mana tersisa sampai pasukan tanah Ukraina dikepung atau dipaksa mundur. Dan pencabutan pasukan berarti menghadapi tantangan berbahaya, di tempat mana pasukan akan terus-menerus diancam oleh pesawat nirawak lalu artileri Rusia,” paparnya.
“Jika pasukan negara Ukraina tak dapat memulihkan situasi dengan cepat, ini mampu menjadi momen di area mana tonjolan Kursk akhirnya mulai tertutup menjadi kantong yang tersebut dikepung,” imbuh dia.






