Ruben Onsu Dimimpikan Mendiang Ibu Sehari Sebelum Mualaf, Diingatkan untuk Salat

JAKARTA – Ruben Onsu mengaku dimimpikan mendiang sang ibu tepat sehari sebelum mualaf kemudian masuk Islam. Pengakuan ini diungkap Ruben ketika berbincang dengan Habib Usman bin Yahya, ulama sekaligus suami artis Kartika Putri yang dimaksud membimbingnya mengucapkan dua kalimat syahadat.
Selain sang ibu, Ruben Onsu menyebutkan bahwa dirinya dimimpikan oleh mendiang ayah, juga kakeknya. Dalam mimpi itu, merek seolah hadir pada meja makan tempat mantan suami Sarwendah itu tinggal pada waktu ini, meskipun merekan sudah pernah lama meninggal dunia.
“Saya mimpi dalam hari saya harus membaca syahadat, di tempat hari yang dimaksud kita janjikan. Saya mimpi ada umi saya, abah saya, kakek saya, nenek saya di dalam meja makan tempat saya tinggal sekarang,” kata Ruben dikutipkan dari kanal YouTube MOP Channel, Rabu (2/4/2025).
Presenter 41 tahun itu merasa terkejut dengan mimpi yang dimaksud oleh sebab itu situasinya sangat nyata. Di mana seolah-olah ia sedang berinteraksi segera dengan mereka seperti biasa.

Foto/Instagram @ruben_onsu
“Sampe akhirnya, saya kaget dikarenakan ada mereka itu tapi lupa kalau mereka itu udah nggak ada. Situasinya kayak aktivitas biasa, seolah-olah merek di tempat meja makan,” jelasnya.
Yang lebih tinggi mengesankan lagi, pada mimpinya itu, sang ibunda, memberikan arahan yang digunakan mendalam bagi ayah Betrand Peto Putra Onsu itu. “Umi saya bilang, ‘jangan lupa salatnya. Jangan lupa mohon ampun’,” ujarnya.
Pesan yang disebutkan menjadi pengingat yang digunakan sangat berarti bagi ayah tiga anak tersebut, lalu menurutnya, hal itulah yang digunakan menjadi titik balik pada perjalanan spiritualnya. Ia merasa bahwa hidayah datang kepadanya melalui mimpi tersebut, yang semakin menguatkan niatnya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat.
Setelah momen tersebut, Ruben pun memutuskan untuk memeluk agama Islam serta dibimbing oleh Habib Usman bin Yahya di prosesi mualafnya. Keputusan Ruben untuk mualaf ini tentu mengejutkan berbagai orang.






