Hasrat Maarten Paes Kembali ke Merumput Eropa

Maarten Paes mengungkapkan ketertarikannya untuk kembali merumput di tempat benua Eropa suatu ketika nanti. Meski ketika ini masih terikat kontrak dengan klub Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat, FC Dallas, hingga Desember 2026, kiper Timnas Indonesia itu menyimpan keyakinan bahwa prospek untuk kembali ke Daratan Biru akan terbuka baginya.
Didatangkan FC Dallas dari FC Utrecht pada Juli 2022, Paes telah terjadi menghabiskan kurang lebih besar tiga tahun berkarier di area Amerika Serikat. Ia tak menampik bahwa lapangan usaha olahraga, khususnya sepak bola, dalam Negeri Paman Sam sedang berprogres pesat, apalagi dengan Amerika Serikat yang dimaksud akan menjadi tuan rumah Piala Global 2026.
“Saya pikir hingga 2026, tetap memperlihatkan bermain di tempat Amerika adalah langkah yang dimaksud sangat bagus. Semua sektor olahraga pada sana sedang mengalami perkembangan pesat,” ujar Paes di wawancaranya di area kanal YouTube SEG Stories, Selasa (16/3/2025).
“Piala Global akan datang, tentunya jikalau kami sanggup lolos dengan Timnas Indonesia itu akan luar biasa,” sambungnya, menunjukkan antusiasmenya terhadap kemungkinan tampil dalam kejuaraan akbar yang disebutkan dengan Skuad Garuda.
Namun, di dalam balik kesenangannya berkarier di dalam Amerika Serikat, Paes juga tak menyembunyikan kerinduannya untuk kembali ke sepak bola Eropa. Meski begitu, ia menegaskan akan tetap memperlihatkan menikmati setiap momen pada kariernya, bahkan jikalau harus tambahan lama bermain di tempat MLS.
“Kita akan mendiskusikan itu nanti. Jika ada kesempatan menarik pada di sini (Eropa), saya akan sangat senang. Tapi apabila saya harus tetap saja dalam Amerika, saya juga akan sangat senang,” ungkap kiper kelahiran Nijmegen, Belanda ini.
Paes miliki keyakinan kuat bahwa kesempatan untuk kembali ke Eropa masih terbuka lebar baginya. Pengalaman tiga tahun bermain di area MLS telah lama menanamkan semangat “American Dream” di dirinya, sebuah mentalitas yang mendorongnya untuk terus bekerja keras juga percaya pada kemungkinan diri.
“Saya masih percaya itu. Jika kamu tidak ada percaya pada dirimu sendiri. Dulu saya sempat meragukannya, tetapi sekarang saya yakin bahwa saya bisa saja mencapainya,” beber Paes dengan mantap.
“Saya pikir itu juga mentalitas di tempat Amerika, kalau kamu mengerti maksud saya, ya ada istilah American Dream, maksudnya bahwa setiap orang percaya bahwa semuanya dapat menjadi yang mana terbaik pada dunia,” tambahnya, menjelaskan bagaimana atmosfer kompetitif dalam Amerika Serikat memotivasinya.
“Percaya bahwa kamu melakukan segalanya untuk mencapainya, juga kita lihat sekadar di area mana kamu akan berakhir nanti. Saya mempunyai keyakinan dari di diri sendiri, akibat saya tahu masih ada banyak prospek yang belum saya capai,” pungkas Paes.






